PETUNJUK PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TK, SD, SMP, DAN SMA/SMK TAHUN PELAJARAN 2012/2013 KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR

Mei 31, 2012 by   - dibaca 3.099 kali
Filed under Uncategorized

 
 

2 Comments

PETUNJUK PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TK, SD, SMP, SMA, DAN SMK TAHUN PELAJARAN 2012/2013

BAB I
Ketentuam Umum

Dalam Petunjuk Operasional Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) ini yang dimaksud dengan:
1. Dinas adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor;
2. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor;
3. Penyelenggaraan pendidikan adalah kegiatan pelaksanaan komponen system pendidikan pada satuan atau program pendidikan pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan tujuan pendidikan nasional;
4. Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 (enam) tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut;
5. Taman Kanak-kanak, yang selanjutnya disingkat TK, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun;
6. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi;
7. Pendidikan dasar adalah jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yang melandasi jenjang pendidikan menengah, yang diselenggarakan pada satuan pendidikan berbentuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah atau bentuk lain yang sederajat serta menjadi satu kesatuan kelanjutan pendidikan pada satuan pendidikan yang berbentuk Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat;
8. Sekolah Dasar, yang selanjutnya disingkat SD, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar;
9. Sekolah Menengah Pertama, yang selanjutnya disingkat SMP, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD, MI, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SD atau MI;
10. SMP terbuka adalah upaya memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak tamatan Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berusia maksimal 18 tahun dan karena keadaan sosial ekonomi, keterbatasan fasilitas transfortasi, kondisi geografis atau menghadapi kendala waktu yang tidak memungkinkan mereka untuk mengikuti pelajaran pada SMP reguler;
11. Pendidikan menengah adalah jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yang merupakan lanjutan pendidikan dasar, berbentuk Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Madrasah Aliyah Kejuruan atau bentuk lain yang sederajat.
12. Sekolah Menengah Atas, yang selanjutnya disingkat SMA, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara SMP atau MTs;
13. Sekolah Menengah Kejuruan, yang selanjutnya disingkat SMK, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs;
14. Jurusan atau nama lain yang sejenis adalah himpunan sumber daya pendukung program studi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga;
15. Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia;
16. Standar pelayanan minimal adalah kriteria minimal berupa nilai kumulatif pemenuhan Standar Nasional Pendidikan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan;
17. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan;
18. Pendidikan berbasis keunggulan lokal adalah pendidikan yang diselenggarakan setelah memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan diperkaya dengan keunggulan kompetitif dan/atau komparatif daerah;
19. Pendidikan bertaraf internasional adalah pendidikan yang diselenggarakan setelah memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan diperkaya dengan standar pendidikan negara maju;
20. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan/atau sumber belajar pada suatu lingkungan belajar;
21. Pendidikan berbasis masyarakat adalah penyelenggaraan pendidikan berdasarkankekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh, dan untuk masyarakat;
22. Komite sekolah/madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan;
23. Penerimaan peserta didik pada satuan pendidikan anak usia dini dilakukan tanpa diskriminasi kecuali bagi satuan pendidikan yang secara khusus dirancang untuk melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu;
24. Pendidik/tenaga kependidikan adalah guru/ pegawai yang bertugas di satuan pendidikan yang bersangkutan;
25. Penerimaan calon peserta didik baru dilaksanakan dengan prinsip :
a. Objektif, artinya bahwa PPDB, baik siswa baru maupun pindahan harus memenuhi ketentuan umum yang telah ditetapkan
b. Transparan, artinya PPDB bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat termasuk orang tua siswa, untuk menghindarkan penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi
c. Akuntabel, artinya PPDB dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat baik prosedur maupun hasilnya;
d. Kompetitif, artinya PPDB dilakukan melalui seleksi berdasarkan Usia, Nilai Ujian Akhir Sekolah berstandar Nasional nilai hasil ujian nasional pada tingkat SMP atau sederajat

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

1. Pendaftaran dan persyaratan calon peserta didik
a. Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru SMP sekolah standar dan SSN (reguler) dilaksanakan pada tanggal 23-27 Juni 2012 dari pukul 08.00 s.d. 14.00 WIB dan dapat dilaksanakan secara kolektif dan perorangan.
b. Persyaratan calon peserta didik
1) Fotokofi Ijazah dilegalisasi kepala sekolah asal 2 lembar atau jika belum terbit menggunakan surat keterangan lulus dari sekolah asal ;
2) SKHUN asli, apabila belum terbit, menggunakan SKHUN sementara dari sekolah asal;
3) Berusia paling tinggi 18 tahun pada tanggal 16 Juli 2012
4) Calon peserta didik lulusan tahun pelajaran 2009/2010 dan 2010/2011 harus melampirkan Surat Keterangan Tidak Sedang Bersekolah (SKTSB) dari desa/kelurahan setempat dan haknya sama dengan lulusan tahun pelajaran 2011/2012
5) Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan sekolah.

2. Mekanisme Seleksi
a. Proses seleksi hanya menggunakan SKHUN;
b. Seleksi pada tanggal 28 Juni 2012 berdasarkan peringkat penjumlahan tertinggi ke yang terendah sampai dengan daya tampung yang tersedia.
c. Apabila pada peringkat terakhir ada nilai yang sama, maka urutan nilai Bahasa Indonesia menjadi prioritas dan selanjutnya nilai matematika, dan terakhir IPA. Apabila masih sama, maka batas akhir (passing grade) ditetapkan berdasarkan jumlah peserta didik maksimal.

3. Jumlah peserta didik tiap kelas dan jumlah kelas.
a. Jumlah peserta didik tiap kelas untuk sekolah kategori RSSN/SSN paling banyak 32 orang dan SPM paling banyak 36 orang.
b. Jumlah kelas peserta didik baru paling banyak 9 kelas.

4. Pengumuman
Pengumuman calon peserta didik baru dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2012 mulai pukul 08.00 WIB di tempat sekolah calon peserta didik mendaftar

5. Pendaftaraan Ulang
Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima wajib mendaftar ulang pada tanggal 9-11 Juli 2012 dengan menyerahkan persyaratan yang telah ditentukan oleh sekolah yang bersangkutan;

2 Responses to “PETUNJUK PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TK, SD, SMP, DAN SMA/SMK TAHUN PELAJARAN 2012/2013 KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR”

  1. maulana mengatakan:

    tanks minta formulir contohnya gan

  2. Amirudin mengatakan:

    formulirnya pake FPD aja Gan

Leave a Reply

 
Layanan ini diselenggarakan oleh TELKOM SOLUTION untuk dunia pendidikan di Indonesia. Mari kita majukan
bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna pada dunia pendidikan Indonesia.